About Me

About Me
Writer, Pengelola Rumah Baca Istana Rumbia, Staff redaksi Tabloid Taman Plaza, Admin Yayasan CENDOL Universal Nikko (Koordinator bedah cerpen OCK), perias dan Make-up artist PELANGI Asosiasi Entertainment, Crew Wonosobo Costume Carnival dan Crew 'A' Event Organizer (Multazam Network), pernah bekerja di Hongkong dan Singapura. Cerpenis Terbaik VOI RRI 2011, dan diundang untuk Upacara HUT RI ke 66 di Istana Negara bersama Presiden RI. BMI Teladan yang mengikuti Sidang Paripurna DPR RI 2011 dan menjadi tamu Ketua DPD RI. Dinobatkan sebagai Pahlawan Devisa Penulis Cerpen BNP2TKI Tahun 2011. Pemuda Pelopor Dinas Pendidikan, pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah kategori Seni-Budaya Tahun 2012. Menyukai langit, stasiun kereta, dan warna biru. Salah satu penulis Undangan Event Ubud Writers and Readers Festival 2011 di Ubud, Bali. Dapat dihubungi via Email FB/YM : Nessa_kartika@yahoo.com.

Saturday, January 17, 2015

SEMINAR MAMPU | AUSAid ~ MIGRANT CARE ~ SARI | URGENSI PERDA PERLINDUNGAN BMI WONOSOBO

Seminar Urgensi Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Buruh Migran Indonesia asal Wonosobo.

Acara yg difasilitasi oleh Australian Aid yang bekerjasama dengan Migrant Care dan SARI Solo ini dilaksanakan di Galeri Hotel Kresna Wonosobo pada hari Kamis, 15 Januari 2015 jam 09.00 - selesai, dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dzakiri dan dihadiri oleh Bupati & Wakil Bupati Wonosobo, SKPD Kab.Wonosobo, Perangkat Desa, Perwakilan klinik, ormas dan tokoh perempuan serta perwakilan mantan BMI asal Wonosobo.

Narasumber acara ini adalah Mulyadi dari SARI (Social Analysis and Research Institute) Solo, Agus Achmad Muawar dari Komisi DPRD Wonosobo dan Tyas Retno Wulan dosen Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto serta dimoderatori oleh Wahyu Susilo dari Migrant Care, Jakarta.

Mantan BMI Wonosobo yg hadir berasal dari 3 (tiga) organisasi bentukan SARI Solo yaitu MUIWO (Migrant United Indonesia ~ Wonosobo) - Desa Lipursari Kec.  Leksono, Bumi Karya Mandiri - Desa Kuripan Kec. Watumalang dan Migran Bijak Mergosari - Desa Mergosari Kec. Sukoharjo.

Dalam pidato pembukaan seminar, Menaker Hanif Dzakiri menjanjikan perumusan undang-undang yang diantaranya mengatur tentang pelarangan praktek percaloan.

Suciati, ketua organisasi Bumi Karya Mandiri - Desa Kuripan Kec. Watumalang, mengungkapkan harapan agar acara ini berhasil merumuskan perda perlindungan terhadap BMI Wonosobo, terutama karena desanya menjadi basis terbanyak mengirimkan buruh migran ke luar negeri di Kab. Wonosobo.

Sementara itu banyak pihak yang mendukung pemberdayaan mantan buruh migran, hal ini menjadi target utama program MAMPU (Maju Perempuan Indonesia untuk Penanggulangan Kemiskinan) di Kab. Wonosobo. Selain akan diberikan pelatihan-pelatihan keterampilan juga akan dilatih dan didampingi supaya dapat membantu memberikan perlindungan terhadap Buruh migran, calon buruh migran dan keluarganya.

(Ditulis oleh Anissa Hanifa, staf SARI Wonosobo)

Thursday, December 25, 2014

[Puisi] Aku Menunggu

#Ay

detik merintih
kesepian menukik
jangan tanya soal rindu di hati
pasrahku eratkan janji

takdir masih berseberangan
kita belum dipertemukan
meski kelu mendamba perjumpaan
memupuk rindu makin dalam

hari merepih
dalam hati kukuatkan diri
"sebentar lagi... ,"
meski entah kapan kan hadir

dengarkan tumpahan rasa
yang kutulis sembari menunggu saatnya.

| Banjarnegara, 25122014

Wednesday, July 2, 2014

Lomba Cerpen Hari Jadi Wonosobo 189 DL 24 Juli 2014

Kata Wonosobo berasal dari bahasa Jawa Wanasaba, yang secara harafiah berarti: "tempat berkumpul di hutan". Seiring waktu, Wonosobo merupakan kota wisata yang kental dengan kebudayaan, hal ini diantaranya karena adanya peninggalan peradaban Hindu Kuno di pegunungan Dieng.

Kota asri yang adem, tenang dan sunyi menjadi ciri kabupaten kita. Namun, hawa dingin, kabut, jalan berliku, persawahan, pertanian dan hutan menjadi sesuatu yang menarik untuk dituliskan. Ditambah dengan kekayaan kebudayaan, kesenian, kearifan lokal, kuliner serta legenda di tiap desa menjadikan harta tak ternilai, hal yang juga sayang jika tidak terdokumentasikan. Menuliskannya adalah juga salah satu cara mempromosikan kekayaan yang dimiliki Kabupaten Wonosobo di mata dunia. 

Komunitas sastra Bimalukar mengajak para blogger dan penulis untuk menceritakan tentang Kabupaten Wonosobo dalam sebuah cerita pendek atau cerpen. Cerpen bergaya bebas, namun harus menceritakan tentang Kabupaten Wonosobo. Cerita fiksi atau diangkat dari kisah nyata tentang pesona, kebudayaan, penduduk dan segala hal tentang Kabupaten Wonosobo. 

Event ini diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Wonosobo ke 189. Hal ini merupakan kontribusi Komunitas Sastra Bimalukar kepada Kabupaten Wonosobo. Selamat Hari Jadi Kabupaten Wonosobo ke 189. Dirgahayu!


SYARAT DAN KETENTUAN

1. Lomba terbuka untuk Umum. Siapa saja boleh ikut tidak terbatasi oleh domisi, etnis, suku, ras, atau agama. 
2. Peserta tidak dipungut biaya apapun (100 persen gratis) 
3. Peserta memiliki blog pribadi, bisa menggunakan domain berbayar atau gratis. Bisa pakai Wordpress, .Blogspot, Thumblr, Blogdetik, atau yang lain. 
4. Tema Cerpen adalah “Kabupaten Wonosobo”. Sub tema : “Pelestarian Nilai Budaya Menuju Kota Investasi, Wisata, Adipura dan Bunga” 
5. Panjang cerpen maksimal 10.000 kata 
6. Cerpen diposting dalam blog, 
Dibawah postingan, sertakan tulisan "Cerpen ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis Cerpen #HariJadiWonosobo189" dan diberi link hidup menuju postingan note ini. 
7. Cerpen merupakan karya asli, bukan plagiat atau copy paste, tidak SARA, tidak Alay, boleh disertai gambar, foto, dll. 
8. Peserta mendaftar dengan mengirim link ke : ks.bimalukar@gmail.com 
Subjek email : CERPEN WONOSOBO dengan format : 
        Nama : 
        Alamat : 
        No. Hp : 
        URL : 
       Akun FB/Twiter :

9. Diutamakan sharing sebanyak-banyaknya link cerpen ke FB, Twitter atau G+ dengan menyertakan ucapan “Selamat Hari Jadi Wonosobo ke 189 Tahun”
10. Cerpen yang diikutsertakan akan menjadi milik panitia.
11. Pemenang mempunyai kesempatan karyanya dibukukan.

Deadline dan Pengumuman Pemenang

Deadline Lomba Cerpen #HariJadiWonosobo189 pada 24 Juli 2014 pukul 23.59 WIB
Pengumuman Pemenang pada tanggal 4 Agustus 2014 di Blog http://komunitas-sastra-bimalukar.blogspot.com dan akun-akun sosmed Komunitas Sastra Bimalukar Wonosobo, twitter : @WSBimalukar (https://twitter.com/WSBimalukar)

Keputusan pemenang mutlak ada di tangan dewan juri. Keputusan tidak dapat diganggu gugat. Pemenang lomba dipilih berdasarkan kualitas tulisan. 
Contact: Jusuf (085230373555), 082171937266 (Nessa), 085729641999 (Hening)

Friday, November 15, 2013

DINGIN

Gelap ini aku berteman puisi
dan rindu, kukirimkan padamu.

Semoga esok untuk KITA

Sunday, August 4, 2013

#23 DEADLINE OH DEADLINE

Memasuki bulan Agustus, kru Taman Plaza sibuk semua. Siang pontang-panting kesana kemari. Ada yang pemotretan, ada yang liputan dan ada yang kerja seperti biasa. (yang ini : saya)

Malamnya, mulai setelah tarawih, tim seperti biasa dibagi 2. Ada yang bekerja di studio Omah Tjilik dan ada yang bekerja di Kantor Multazam Development yang biasa kita sebut : gudang.

Nah... malam ini aku membawa nasi dan iwak kali mnenuju Omah Tjilik buat bareng-bareng buka puasa.  Hehehe... Di Omah Tjilik seperti biasa (lagi) Alvin, Tyo, Joe dan Titi. Kali ini ketambahan Mas Waket dan Papah Edy yang membahas acara Mahakarya Dieng nih.... sama tamu 'artis' Wonosobo, Oki.

Si Oki ini adik kelasku di SMP, sekarang jadi artis top ibukota dan sedang dapat tugas dari Pemda untuk 'ngirim' artis ke acara perayaan hari jadi Wonosobo ke 188 tahun yang rencanannya digelar tanggal 24 Agustus nanti.Ada D'Bagindaz dan Cornelia Agatha yang katanya mau datang. (Papah Edy mintanya undang Yati Pesek aja.... :D)

Tanpa basa-basi pada kerja setelah pada makan. Sambil ngemil keripik setan buatan Tyo. Tapi waktu sambil ngetik banyak becandanya kalo ada Papah Edy nih. Geli aja dengan 'stand up comedy' pemimpin waria Wonosobo ini.Bahkan konflik-ku dengan Uut si waria salon sebelah malah bikin aku bersyukur karena semangat dari Papah Edy.

Sebenarnya bukan konflik terang-terangan, cuma aku ngerasa banget ketidaksukaan 'mbak' Uut kepadaku. Semoga aja dengan sikap 'mbodo'ku semua bisa teratasi. menurutku untuk apa aku meladeni tingkah aneh Uut yang suka ngomong kasar dan meludah-ludah di tiap papasan sama aku.

Sebagai pemimpin waria se- Wonosobo, curhatku ditampung Papah Edy. :D

Kata Widi, teman masa kecilku yang waria juga, semua karena 'Tak Kenal Maka Tak Sayang."

Gimana mau kenal, kalo didekati aja sulit. Mau ngedekatin aja aku udah takut. Hehehehe...

Tepat jam 12 malem, aku dan Oki ke gudang. Banyak yang harus dibahasnya dengan Pemred TP, katanya.

Di gudang langsung lihat wajah Dika dan Mbak Astin yang udah ga bisa dibedain sama layar monitor. personel lain ada yang dah tidur, ada yang lagi asyik ngopi. Tapi semua mukanya kusut. Deadline bo'

Oki sengaja ikut ke gudang buat nemuin pemred TP. Udah mereka ngobrol, aku tidur dulu... ngantuk. Masih banyak kerjaan TP, tapi mata dah ga kuat... harus dimeremin 1-2 jam dulu.Bye

[]